Literai Digitas/Foto: IG Emak Bloger Solo |
Dalam rangka merayakan 13 tahun KEB. KEB mengangkat tema #KEBerpihakan terhadap literasi digital. Saya pun turut berkontribusi menulis sebuah opini tentang peran ibu dalam literasi digital.
Komunitas Emak Bloger atau disingkat menjadi KEB benar-benar mendukung kemajuan emak-emak diera digitalisasi yang terus berkembang ini.
Meski sebagai pendatang baru dalam group ini saya akan menulis sedikit terkait apa itu KEB?
Apa itu KEB?
KEB atau Komunitas Emak Bloger merupakan sebuah wadah yang dibangun pada 18 januari 2012. Wadah ini dikhususkan untuk para perempuan yang mau berbagi informasi, kreatifitas, opini, dan juga gagasan melalui tulisan.
Komunitas yang digagas oleh Mira Sahid ini telah tersebar luas di Indonesia dan juga luar negeri.
Komunitas ini juga mendukung para peserta khususnya perempuan dalam mengembangkan diri dan memberdayakan blog untuk membuka peluang bekerja sama dengan brand-brand ternama. Ada pun bentuk Kerjasama yang ditawarkan KEB adalah:
· Community
· Content Marketing
· Influencer & Buzzer Marketing
· Event Planner
· Event Coordinator
· Social Media Marketing
Nulis yuk…
Satu bentuk kebahagiaan saya mengetahui dan bergabung sebagai anggota Keb. Saya yang sudah menulis di log sejak 2017 hanya berjalan sendiri tanpa ada pendukung dari siapapun. Menulis adalah bagian hidup saya yang saya tekuni hingga hari ini.
Sampai pada akhirnya saya berjumpa dengan komunitas ini danmendaftar sebagai anggotanya. Saya berharap kedepan akan menjadiperempuan yang terus memiliki ide cemerlang yang bisa bermanfaat untuk orang lain.
Saya melihat semangat dan perjuangan permpuan dalam hal tulis menulis sudah semakin luas hal itu bisa dilihat dalam keberadaan KEB yang sudah menampun ribuan ibu-ibu dalam menebarkan kebikan melalu tulisan-tulisan diblognya.
Maka, sebagai ibu mari kita guncankan pena kita. Menulis adalah salah satu cara kita bebas dari pemikiran-pemikiran bodoh tentang perempuan yang berperan hanya di dapur, kasur, dan sumur.
Peran Ibu dalam Literasi Digital
Ibu merupakan manusia dengan seribu satu peran dalam sebuah rumah tangga. Di era digitalisasi ini peran ibu dalam menjaga berita, opini, dan juga gagasan sangat diperlukan. Kenapa ibu? Yah sebagai sosok yang akan mendidik dan mengajar tentunya harus melek digitalisasi yang semakin hari semakin mencekikik.
Peran ibu dalam literasi digital sangat diperlukan untuk membangun generasi yang tak cacat informasi.
Banyak berita-berita yang hanya lewat sebagai bahan tertawaan, bahan hinaan, dan bahan olok-olokan untuk menjatuhkan pihak satu dengan pihak yang lain. Sebagai sosok perempuan yang melek literasi harus peka dan cerdas dalam menyaring semua hal yang terjadi. Karena akan berdampak pada generasi yang diasuh dan dididik.
Peran seorang ibu dalam mewujudkan literasi digital yang sehat butuh kecakapan seorang ibu yang cerdas. Maka, perlu wadah pembelajaran untuk perempuan sebagai guru untuk anak-anak di rumah.
KEBerpihakan KEB untuk Ibu Rumah Tangga
Meski baru bergabung dengan komunitas ini. Saya yakin ada pengalaman-pengalaman baru yang akan saya dapatkan dalam komunitas ini.
Kehadiran KEB sebagai wadah berbagai untuk para perempuan akan sangat membantu kepekaan seorang ibu terhadap literasi digital dan tentunya akan bermanfaat untuk ibu, keluarga, dan juga masyarakat.
Dengan berbagai segala inspirasi dan inofasi melalui tulisan. Peran ibu rumah tangga sebagai pendidik untuk mengembangkan literasi digital untuk generasi yang mendatang akan menjadi lebih sehat dan baik. Karena, apa yang didapatkan dari seorang ibu melalui belajar tentunya ia akan menjadi contoh untuk anak-anaknya.
#KEBerpihakan #Literasi Digital #KomunitasEmakBloger
Posting Komentar untuk "Merayakan 13 Tahun KEB: Peran Ibu dalam Literasi Digital"
Trimakasih atas kunjungan Anda. Silakan tinggalkan pesan pada kolom komentar. Jika ada yang ingin ditambahkan atau ada kritikan tentang tulisan yang Anda baca. Terimakasih.